Breaking News

DIDUKUNG KEDUTAAN PALESTINA, STT GLOBAL GLOW GELAR PALESTINE CHRISTMAS CONCERT

Jakarta, onlinekristen.com – Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia mendukung warganya yang akan merayakan natal di Indonesia bersama Sekolah Tinggi Teologia (STT) Global Glow. Hal itu terkait bakal digelarnya perayaan natal oleh STT Global Glow bertajuk “Palestine Christmas Concert” pada, 10 Desember 2016 yang akan datang di GBI Glow, Thamrin Residance, Jakarta.

“Sama seperti Indonesia, di Palestina juga terdiri dari berbagai agama. Mereka hidup berdampingan dan saling menghormati,” kata Wakil Duta Besar Palestina, Taher Hamad, mewakili Duta Besar Palestina saat konfrensi pers bersama STT Global Glow sebagai panitia pelaksana konser dan GBI Glow Ministries di Kantor Kedutaan Besar Palestina di Indonesia, Senin (5/12/2016).

Dikatakan Taher Hamad, setiap tahunnya Presiden Palestina sejak dipimpin oleh Almarhum Yasser Arafat hingga kini selalu menghadiri perayaan kebaktian atau misa natal.

“Umat Muslim dan Kristen di Palestina hidup berdampingan saling menghormati. Kami bersama-sama menginginkan perdamaian dan memperjuangkan kemerdekaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua STT Global Glow, Pdt Daniel Saragih mengatakan berencana mengadakan perayaan natal dalam nuansa arab dimana dalam perayaan natal bertema “Palestine Christmas Concert” tersebut akan dihadiri warga Palestina.

“Ada 15 orang tim paduan suara (choir) yang akan mempersembahkan pujian kidung natal berbahasa arab dan musik qasidahan,” katanya.

Selain Ini untuk menunjukan kepada masyarakat Indonesia, yang belum tahu bahwa umat kristiani juga banyak di Palestina, Palestine Christmas Concert juga bertujuan untuk menyuarakan perdamaian di Palestina.

“Yesus datang membawa damai bagi semua orang,” tambahnya.

Dijelaskan Daniel, sejak bulan Maret 2016, STT Global Glow telah menandatangani MoU dengan Betlehem Bible College di Palestina.

Selain bentuk kerjasama ilmu teologia, MoU dengan Betlehem Bible College juga sebagai bentuk dukungan umat Kristiani Indonesia atas kemerdekaan dan perdamaian di Palestina.

“Di Palestina, umat Muslim dan Kristen bersama memperjuangkan kemerdekaan mereka. Hidup harmonis saling menghormati dapat terlihat saat merayakan perayaan hari besar keagamaan. Umat Muslim menghormati bahkan membantu saat umat Kristiani merayakan natal dan begitu juga sebaliknya,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Agus Sudarmaji mengatakan, di Palestina perbedaan agama diikat, dikalahkan oleh budaya. Bahkan kata dia, saat masjid terkena serangan bom dan tidak berfungsi, kumandang adzan disuarakan dari gereja.

“Perdamaian itu mengatasi perbedaan agama,” tambahnya.

Selaras dengan Agus, Pdt Ronny Rompas, mewakili Gembala Sidang Gereja GBI Glow Ministries Pdt Gilbert Lumoindong, mengatakan ada kedekatan dalam kebersamaan antara umat Muslim dan Kristen di Palestina.

“Saya melihat itu saat berkunjung ke Palestina. Di sana, banyak bangunan masjid dan gereja berdampingan. Kehidupan harmonis antara umat muslim dan kristen di Palestina bisa dicontoh di Indonesia,” kata Ronny.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Translate »