Breaking News

DIES NATALIS KE-31, STT IKAT PERSIAPKAN DIRI PROSES AKREDITASI PROGRAM DOKTORAL

DIES NATALIS KE-31 STT IKAT

Jakarta, ONLINEKRISTEN.COM, Puncak Perayaan Dies Natalis ke-31 Sekolah Tinggi Teologia (STT) IKAT berlangsung meriah dihadiri lebih dari 500 orang yang didahului dengan ibadah syukur di Gelanggang Olah Raga Bulungan, Jakarta, Minggu malam, 12 Februari 2017.

Seluruh rangkaian kegiatan dibungkus dalam tema “One Spirit To Serve“. Menyambut Dies Natalis serangkaian acara digelar, antara lain, seminar tentang pendidikan, wisuda mahasiswa dan bedah buku.

Pdt. Dr. Daniel Poluan dalam kotbah ibadah syukur kala itu mengajak seluruh mahasiswa dan pengurus kampus STT IKAT untuk menghayati dan melaksanakan apa yang telah menjadi tema Dies Natalis STT IKAT ke-31 yakni “One Spirit To Serve“.

Daniel mengatakan meskipun ada rupa-rupa pelayanan tapi satu Tuhan. Ada pelbagai perbuatan ajaib tapi ada satu Tuhan yang mengerjakan.

“Marilah kita berkerjasama sebagai tim. Dan biarlah Roh Kudus yang bekerja. Pun, hendaknya kita punya tujuan yang sama dalam melaksanakan tujuan. Sama kehendak Tuhan dalam satu tim. Juga, dalam pelayanan hendaknya diatur sedemikian rupa sehingga dapat dilakukan dalam ‘One Spirit‘ dan disatukan dalam Allah Tritunggal,” tegas dia.

Drama musikal dan tari-tarian dari berbagai daerah turut meramaikan perayaan Dies Natalis STT IKAT kala itu.

Mewakili pimpinan STT Ikat, dalam sambutannya, Ketua I STT IKAT, Dr. Lasino J Putro MTh, MPd mengucap syukur atas penyertaan Tuhan selama 31 tahun kepada STT IKAT.

“Kita patut bersyukur banyak pengalaman baik suka maupun duka yang telah memberikan nuansa tersendiri bagi perkembangan akademik STT IKAT terutama menyangkut visi dan misi kedepan,” ujar dia.

Ibadah syukur dan perayaan HUT STT IKAT kali ini juga, lanjut Lasino, punya makna penting sebagai sebuah perjalanan sejarah, yang tidak hanya bekerja sebagai individu-individu tapi sebagai tim sampai bisa menghasilkan karya besar yang diharapkan Tuhan yang dipercayakan kepada STT IKAT.

“HUT ini juga punya makna agar bisa mengevaluasi diri sejauh mana kita bekerja dimanapun Tuhan tempatkan. Juga, kita memproyeksi diri kedepan menyongsong masa depan dan terus melangkah,” kata dia.

“STT IKAT tidak hanya berhenti pada usia 31 tahun akan tetapi terus berulang tahun dan berulang-ulang. Saya berharap agar seluruh pengurus dan mahasiswa STT IKAT tetap konsisten memajukan kampus ini. Itulah karya Tuhan terhadap STT IKAT,” tambah dia.

Lasino mengajak semua yang hadir untuk mendoakan akreditasi untuk program doktoral STT IKAT yang sedang berproses pada bulan Februari atau Maret ini.

“Karena itu perlu dukungan doa dari kita sekalian,” ajak dia.

Sementara Ketua Panitia, Rommy S. Tamawiwi menjelaskan tema “One Spirit To Serve” dalam Dies Natalis STT IKAT kali ini sebagai upaya memaksimalkan pelayanan yang bisa digapai dengan “One Spirit.”

“Banyak talenta, ketrampilan, potensi dan kemampuan, yang jika digabungkan menjadi satu kekuatan yang pasti akan memaksimalkan pelayanan kita,” terang dia.

Tema ini juga, lanjut Rommy,  mengajak stakeholders STT IKAT agar betul-betul berada dalam satu semangat dan lebih lagi mempertajam lagi dalam rangka meningkatkan pelayanan di STT IKAT ditengah-tengah tantangan zaman yang semakin berat.

“Semangat ‘One Spirit‘ ini mengajak kita baik secara internal dan eksternal menjalin kerjasama guna mempertajam dan mewujudkan visi  STT IKAT, yakni untuk mengangkat harkat dan martabat manusia dari generasi ke generasi untuk menjangkau jiwa baik secara global dari Sabang sampai Merauke dari Timor sampai Talaud,” tegas dia.

Pada perayaan Dies Natalis kala itu, Ketua STT IKAT Pdt Dr Jimmy Lumintang menyerahkan penghargaan kepada beberapa dosen yang sudah mengabdikan diri bekerja di STT IKAT selama lima tahun, sepuluh tahun dan lima belas tahun. Pun, penghargaan diberikan kepada donatur dan orang-orang yang telah memberikan perhatian kepada STT IKAT selama 31 tahun berkarya. Acara ditutup dengan penyalaan dan peniupan lilin kue HUT Ke-31 STT IKAT.

(VIT)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Translate »