Breaking News

PGLII DUKUNG PEMERINTAH BUBARKAN HTI DAN FPI

onlinekristen.com, JAKARTA – Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia menyurati Presiden Joko Widodo untuk mendukung upaya pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

“Surat pernyataan sikap ini dikeluarkan mencermati dan merespon situasi politik dan kehidupan berbangsa dan Negara paska Pilkada serentak dan khususnya Pilkada DKI yang diindikasikan diwarnai oleh berbagai isu diskriminasi, intoleransi, ujaran kebencian dan sarat akan adanya politisasi agama, khususnya ditujukan kepada pemeluk agama Kristen dengan penyebutan kata kafir selama Pilkada DKI sampai dengan saat ini,” kata Sekretaris Umum PGLII Pdt Dr Freddy Soenyoto, MTh membacakan surat pernyataan sikap tersebut kepada awak media di Jakarta, 18 Mei 2017. 

Dan pada saat bersamaan, lanjut Freddy Soenyoto, telah terjadi perlawanan dari beberapa ormas terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945 yang telah menimbulkan berbagai reaksi dari seluruh wilayah Indonesia dan berpotensi memecah belah NKRI yang beraneka ragam suku bangsa, agama, dan budaya.

Bahkan telah ditemukan bukti-bukti dan telah diungkap secara terbuka oleh Polri adanya usaha makar dari kelompok-kelompok tertentu dan telah disusul oleh sikap pemerintah melalui Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto yang memerintahkan untuk membubarkan organisasi HTI pada tanggal 8 mei 2017.

Maka dengan ini PGLII menyatakan :

1. Mendukung penuh pemerintah untuk membubarkan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) dan ormas2 lainnya yang kegiatan-kegiatannya berindikasi bertujuan menggantikan Pancasila dengan Ideologi lainnya.

2. Mendesak pemerintah untuk membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI) yang nyata–nyata telah menunjukan sikap yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

3. Mendukung penuh langkah-langkah POLRI dalam menindak pelaku makar, terorisme, serta perbuatan-perbuatan yang bersifat menghasut, memftnah serta menimbulkan kebencian SARA yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa serta meniadakan kebhinekaan bangsa.

4. Mendukung pemerintah dan seluruh elemen dan golongan masyarakat yang telah melakukan usaha-usaha untuk mempertahankan NKRI, Kebhinekaan, Pancasila dan UUD 1945.

5. Menyerukan kepada seluruh umat kristiani untuk tetap setia kepada Tuhan Yesus Kristus dan menghindari segala upaya-upaya yang menghendaki adanya perpecahan bangsa, melainkan tetap setia kepada NKRI.

Surat pernyataan sikap tersebut dibuat dan ditandatangani oleh Ketua Umum PGLII, Pdt Dr Ronny Mandang, MTh dan Sekretaris Umum Pdt Dr Freddy Soenyoto, MTh.

(OK-1)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Translate »