Breaking News

Sidang Gereja Katolik: Pernikahan Gay Sama Sekali Tidak Ada Dasar

Sidang Gereja Katolik diadakan dalam rangka menyikapi isu-isu, antara lain, tentang homoseksualitas dan perceraian. Sidang ini digelar untuk menyamakan pandangan tentang isu-isu tersebut.

Usai sidang tersebut, Paus Fransiskus mengkritik para uskup konservatif.

“Gereja mesti menghadapi isu-isu yang sulit tanpa rasa takut, tanpa menguburkan kepala kita di dalam pasir,”kata Paus Fransiskus seperti dikutip dari BBC, (25/10).

Dalam sidang yang dihadiri para pemimpin Katolik Roma tersebut, para uskup memberikan suara untuk 94 pasal yang berkaitan dengan bagaimana gereja memperlakukan keluarga.

Masalah yang paling kontroversial adalah berkaitan dengan apakah orang yang bercerai dan menikah kembali dapat diizinkan untuk memainkan peran yang penuh dalam gereja, atau hanya selintas saja.

Naskah itu menyetujui untuk melakukan pendekatan kasus per kasus.

Hasil pertemuan itu pun menegaskan ajaran gereja bahwa homoseksual tidak semestinya didiskriminasi, namun disebutkan “sama sekali tidak ada dasar” untuk pernikahan gay.

Kesimpulan pertemuan yang berlangsung selama tiga minggu itu, Paus Fransiskus mengharapkan agar sidang itu dapat mendengarkan terhadap dan membuat suara dari para keluarga terdengar.

Tetapi Paus menyatakan sidang telah secara nyata bersandar pada hati yang tertutup yang seringkali tersembunyi bahkan dibalik ajaran gereja atau niat baik.

Dia juga mengakui perbedaan dengan gereja, dan mengatakan “apa yang tampak normal bagi seorang uskup dalam sebuah kontinen dapat dianggap aneh dan hampir merupakan skandal bagi seorang uskup dari tempat lain”.

Naskah yang disetujui dalam sidang gereja hanya sebagai pedoman dan Paus Fransiskus harus memutuskan apakah akan melanjutkannya atau tidak.

Sidang gereja Katolik tahun lalu juga menolak untuk membahas proposal tentang penerimaan gay secara luas meski didukung oleh Paus Fransiskus.

Sebuah keputusan yang disambut kekecewaan dari kelompok HAM gay Katolik.

Dalam pembukaan sidang gereja tahun ini dibayangi oleh keributan seorang pastor yang mengumumkan bahwa dia memiliki hubungan dengan sesama jenis.

Dia kemudian dipecat dari tugasnya di Vatikan.

Vatikan membantah laporan sebuah media Italia selama pertemuan para uskup yang menyatakan bahwa Paus Fransiskus memiliki tumor otak.

Vatikan menyebut berita itu sungguh-sungguh tidak memiliki tanggung jawab.

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Translate »