Breaking News

UKI dukung Zero Narkoba 2015

Berfoto sama usai penandatanganan MoU Kampus Bersih Narkoba

Bertempat di Ruang Rapat Rektorat Universitas Kristen Indonesia UKI), Cawang, Jakarta, (9/12) dilakukan Penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) ‘Kampus Bersih Narkoba’ antara pihak UKI dengan Polda Metro Jaya.

MoU yang diteken oleh Rektor UKI, Prof Maruarar Siahaan (mewakili UKI) dan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eko Daniyanto (mewakili Polda Metro) ini sebagai bentuk tindak lanjut komitmen UKI dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan kampus.

Prof Maruarar Siahaan, dalam sambutannya, mengutarakan narkoba masih musuh terbesar hingga saat ini. Sama halnya dengan musuh korupsi.

Penyerahan MoU Kampus Bersih Narkoba. Dari Kanan Kombes Pol Eko Daniyanto dan Prof Maruarar Siahaan

Penyerahan MoU Kampus Bersih Narkoba. Dari Kanan Kombes Pol Eko Daniyanto dan Prof Maruarar Siahaan

“Bahkan bahaya narkoba ini lebih dahsyat karena narkoba merangsek masuk ke dalam sistem masyarakat. Bahaya narkoba ini mendunia. Bahkan negara besar seperti Amerika pun sukar untuk memberantas habis narkoba,” kata Maruarar, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi ini.

Maruarar berterima kasih kepada Polda Metro Jaya yang punya program Zero Narkoba 2015. Apalagi jika melihat masa depan korban narkoba yang sepertinya tidak punya harapan hidup lagi.

“Korban narkoba itu tidak punya nalar dan rasionalitas lagi untuk melakukan kegiatannya,” terang dia.

“Karena itu, dengan terbentuknya satgas ini, diharapkan seluruh dekan, dosen, karyawan, staf dan mahasiswa bersama-sama membersihkan UKI dari narkoba. Tentu juga kita mohon bantuan pihak Polda untuk membangun citra Kampus UKI bersih dari narkoba,” kata dia, “Bersih Narkoba ini penting agar anak didik anak kita lebih cerah.”

Sementara Kombes Pol Eko Daniyanto mengatakan penandatangan MoU ini merupakan bagian dari misi 2015, termasuk seluruh kampus, agar terlaksananya zero Narkoba yang juga bagian dari program pemerintah.

“UKI adalah kampus keenam yang turut menandatangani MoU ini. Kita akan terus gelorakan kepada seluruh universitas di Indonesia,” tegas dia.

Eko juga prihatin dengan peredaran narkoba di Indonesia dimana ternyata selain menjadi produsen juga merangkap konsumen. “Sebab itu, program pemerintah zero narkoba ini penting untuk segera terwujud agar generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa ini terselamatkan,” harap dia.

Polda Metro, tambah Eko, akan siap membantu setiap kampus untuk penyuluhan dan tes urine, terlebih khusus bagi mahasiswa baru. “Kami juga akan bantu konseling untuk mahasiswa jika ada terdeteksi menggunakan narkoba. Untuk mempermudah kami akan bentuk satgas dan duta anti narkotika,” tutup dia.***

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Translate »