Penginjil Ternama Dunia Morris Cerullo Meninggal di usia 88 Tahun

"Teman-teman terkasih, kami mengapresiasi atas doa untuk Dr Cerullo yang sedang dirawat karena Pneumonia di rumah sakit. Tolong juga doakan untuk Theresa (isri Morris Cerullo) yang telah turut merawatnya. Dia juga membutuhkan doa anda agar mendapatkan kekuatan ekstra pada saat ini. Terima kasih atas semua perhatian dan doanya untuk Morris dan Theresa! "

KRISTEN TV || Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: JANGAN ADA TIM SUKSES

Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Penginjil Ternama Dunia Morris Cerullo Meninggal di usia 88 Tahun

Penginjil terkenal dunia Morris Cerullo meninggal dunia 10 Juli waktu sempat, pada usia 88 tahun. Pada hari Jumat, Keluarga Dr Cerullo mendadak memposting permintaan doa di Facebook, yang menunjukkan bahwa Morris Cerullo sedang berada di rumah sakit.

“Teman-teman terkasih, kami mengapresiasi atas doa untuk Dr Cerullo yang sedang dirawat karena Pneumonia di rumah sakit. Tolong juga doakan untuk Theresa (isri Morris Cerullo) yang telah turut merawatnya. Dia juga membutuhkan doa anda agar mendapatkan kekuatan ekstra pada saat ini. Terima kasih atas semua perhatian dan doanya untuk Morris dan Theresa! “

Morris Cerullo menjadi orang percaya pada usia 14 tahun dan mulai berkhotbah ketika berusia 15 tahun.


Penginjil yang terpanggil untuk melakukan pelayananan internasional ini, membentuk Morris Cerullo World Evangelism (M.C.W.E) pada tahun 1961. Pada tahun 2011, ia meluncurkan acara televisi harian, “Victory Today” dan ia telah menulis lebih dari 200 buku Kristen.

Selama beberapa dekade, Dr. Cerullo telah melayani para presiden dan perdana menteri.

Cerullo juga mengabarkan Injil Yesus Kristus di banyak negara di seluruh dunia, antara lain, Nigeria, Meksiko, Brasil, Filipina, Korea, Zimbabwe, Afrika Selatan, Kenya, Indonesia, dan Belanda.


Penginjil Cerullo telah menerima banyak penghargaan dan pengakuan karena menjadi Laskar Kristus. Pada 2015, ia menerima Lifetime Global Impact Award pada Mei 2015.

Ia meninggalkan seorang istri yang berusia 68 tahun, Theresa, anak-anaknya, David Cerullo dan Susan Peterson, 7 cucu, dan 9 cicit.

Mari kita turut mendoakan keluarga besar Cerullo. 

(Sumber: CBN News)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.