Presidium PIKI Kembali Ke Salemba 10 Bukan “Tandingan” dan Buat “Perpecahan”

Perwakilan para aktivis Kristen asal Salemba 10 yang mendeklarasikan PIKI Kembali ke Salemba 10 yang digelar di Sekretariat PP GMKI, Salemba Raya 10, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021). Dari kiri: Sandi Ebenezer Situngkir, Wahyuningtyas Woro, Evi Douren dan Penrad Siagian.
Perwakilan para aktivis Kristen asal Salemba 10 yang mendeklarasikan PIKI Kembali ke Salemba 10 yang digelar di Sekretariat PP GMKI, Salemba Raya 10, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021). Dari kiri: Sandi Ebenezer Situngkir, Wahyuningtyas Woro, Evi Douren dan Penrad Siagian.

OnlineKristen.com|| Presidium PIKI (Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia) “Kembali Ke Salemba 10” menegaskan gerakan ini bukan untuk tandingan dan membuat perpecahan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI), seperti yang sempat diberitakan di beberapa media.

“Agar publik tidak salah paham, apa yang kami lakukan ini bukan gerakan upaya memecah belah PIKI. Apalagi membuat tandingan PIKI,” tegas Wahyuningtyas Woro yang juga Pengurus demisioner Ketua Bidang DPP PIKI periode 2015-2020, dalam konferensi pers di Sekretariat PP GMKI, Salemba Raya 10, Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Hal senada diutarakan deklarator lainnya, Evi Douren, yang juga pengurus demisioner Kabid DPP PIKI. “Kami bukan berniat untuk menandingi (PIKI). Tapi mengetuk hati dan nurani untuk bersama-sama kembali kepada spirit manakala bapak-bapak pendiri lembaga keumatan Kristen yang merekomendasikan dan mendirikan PIKI ditengah-tengah bangsa ini,” ujarnya.



Baca juga: Jelang Serah Terima Pengurus, digelar Deklarasi PIKI Kembali ke Salemba 10

Pun, Penrad Siagian membantah tudingan bahwa gerakan ini akan menjadi PIKI tandingan. “Kita tidak pernah berpikir membuat PIKI tandingan. Justru kita hendak bersama-sama mengawal PIKI. Karena kalau kita buat PIKI tandingan itu artinya sama saja meninggalkan rumah ini (PIKI),” ujar dia.

Penrad berharap pengurus DPP baru yang terbentuk dalam kongres kemarin, dalam berbagai kekurangannya, untuk memulai langkah baru dan melihat kedepan serta menjaga PIKI agar menjadi rumah yang punya jejak sejarah dan spiritualitas yang telah dibangun dengan spirit Salemba 10. “Itu yang paling kita jaga. Diluar itu, tidak ada pun keinginan kita pecah,” pungkasnya.

Sedangkan Sandi Ebenezer Situngkir, Sekretaris DPD PIKI DKI Jakarta, mengutarakan gerakan ini bukan sembunyi-sembunyi, namun terbuka. “Gagasan yang kami bangun, pun meyakinkan pengurus DPD dan DPC PIKI yang notabene kebanyakan berasal dari benang biru Salemba 10, agar PIKI kembali ke Salemba 10,” ujar dia.



Baca juga: Gelar Study Meeting 2, PIKI Bahas Penguatan Sistem Kesehatan Nasional

“Juga, apa yang Presidium deklarasi hari ini ini bukan karena kurang kerjaan. Bukan karena haus jabatan di PIKI. Kita hanya dalam rangka memperbaiki, mengajak PIKI kembali kepada Salemba 10. Dan tidak semata mata simbol dari gedung Salemba 10 ini. Tapi ada spirit Salemba 10 yang terlupakan di PIKI,” tandas Sandi.

Diberitakan sebelumnya, jelang serah terima Kepengurusan DPP PIKI yang baru, digelar deklarasi Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) “Kembali ke Salemba 10” secara offline dan zoom di Sekretariat Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Salemba 10, Jakarta, Kamis, (3/6/2021).

Serah terima Kepengurusan DPP PIKI Masa Bakti 2015-2020, pimpinan Baktinendra Prawiro dan Audi Wuisang, kepada Pengurus DPP terpilih masa bakti 2020-2025, pimpinan Badikenita Putri Sitepu dan Audi Wuisang akan diadakan di Jakarta, Sabtu, (4/6/2021).



Baca juga: PIKI: Intoleransi Alami Peningkatan, Rajutan Bhinneka Tunggal Ika Terancam Koyak

Deklarasi diadakan oleh perwakilan para aktivis Kristen asal Salemba 10 yang juga aktivis PIKI. Mereka menamakan dirinya, Presidium PIKI Kembali ke Salemba 10.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.