Refleksi Pelayanan Majelis Pendidikan Kristen 2023

majelis pendidikan kristen (mpk)
Logo MPK Indonesia

Refleksi Pelayanan Majelis Pendidikan Kristen 2023

(1 Tawarikh 1:1-4 : Adam, Set, Enos, Kenan, Mahalaleel, Yared, Henokh, Metusalah, Lamekh, Nuh, Sem, Ham dan Yafet)

Ini adalah salah satu ayat yang saya baca di hari terakhir tahun 2023. Terpikir, apa refleksi terbesar untuk pelayanan Majelis Pendidikan Kristen (MPK) sepanjang tahun 2023 sehubungan dengan ayat di atas? Terlintas dalam benak saya, Sustainability!

Data MPK yang paling banyak tersebar adalah jumlah Sekolah Kristen yang terpuruk (kategori D dan E) sebanyak 40 % dan yang stagnasi (kategori C) sebesar 30 %. Data ini, tentunya menjadi beban pelayanan kita setiap hari. Bagaimana supaya mereka tidak tutup ? Bagaimana mereka bisa bertahan ? atau bahkan bertransformasi ?

Apa yang saya pelajari dari I Tawarikh I : 1- 4 yg hanya berisi silsilah ? Mengapa hal ini ditulis ? Salah satu pesan dari Firman Tuhan ini adalah sustainability atau keberlangsungan.


Di Kejadian 4, keturunan Kain ditulis sampai generasi ke 7, yaitu Lamekh (bukan Lamekh ayah Nuh). Selain semua kejahatannya dari Kain hingga keturunannya, Alkitab juga mencatat bahwa mereka ternyata adalah orang-orang yang berhasil dan bahkan menjadi bapa pembuat kebudayaan baru, mulai peternakan, musik dan teknologi logam.

Ini yang membuat kita paham, bahwa sekolah yang bukan Kristen pun juga mendapatkan anugerah umum dari Tuhan dan bisa berhasil. Bahkan bisa jauh lebih sukses di mata manusia.

Tetapi, yang lebih penting, bagaimana akhirnya ? Keturunan Kain punah dan keturunan Set berlangsung. Tuhan mengajarkan prinsip besar bahwa untuk keberlangsungan, manusia perlu berjalan bersama Tuhan.

majelis pendidikan kristen (mpk)
Ketua Umum MPK Indonesia Handi Irawan D



Kedua, yang menarik seperti tertulis di Kejadian pasal 5, semua keturunan Set, umurnya ditulis hingga generasi Nuh. Rata-rata dari Adam hingga Nuh, 10 generasi ini berumur 912 tahun. Tahun-tahun yang dihitung, menunjukkan bahwa kehidupan mereka bermakna dan membawa dampak positif. Keturunan Kain tidak ada yang dihitung umurnya.

Ketiga, kelahiran dan kematian Metusalah menjadi pengingat yang sangat penting. Ketika lahir, ayahnya, Henokh kemudian berjalan bersama Tuhan sampai Henokh diangkat ke surga. Henokh sadar, kelahiran Metusalah sebagai pengingat akan pentingnya berjalan bersama Tuhan.

Metusalah memiliki arti, saat orang ini mati, maka akan ada bencana Tuhan. Metusalah diberi umur paling panjang, 969 tahun karena Tuhan pakai sebagai pengingat kepada manusia sebelum bencana air bah.


Kiranya saat Sekolah Kristen hadir dan diberi umur panjang, biarlah menjadi pengingat untuk kehidupan manusia yang lain akan kasih Tuhan yang panjang dan perlunya berjalan bersama Tuhan.

Mari, memasuki tahun 2024, kita doakan agar sekolah Kristen semakin berkualitas tanpa mempertanyakan kepada Tuhan mengapa sekolah non Kristen bisa berhasil.

Mari, kita jadikan kehadiran sekolah Kristen bermakna dengan menjalankan Amanat Agung agar Tuhan menghitung tahun-tahun keberlangsungan sekolah Kristen. Biarlah Sekolah Kristen hadir untuk menjadi pengingat akan pentingnya berjalan bersama Tuhan.


Selamat Tahun Baru 2024 rekan rekan MPK/ MPKW terkasih yang sudah berjalan bersama serta berbagi kesulitan dan solusi. Pelita Tuhan tidak pernah padam untuk menuntun langkah kita bersama sepanjang tahun 2024.

00.01, 1 Januari 2024
Handi Irawan D
Ketua Umum MPK
(kawan seperjalanan PH MPK & MPKW Untuk Keberlangsungan Sekolah Kristen)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.