Beranda / NASIONAL / Persiapkan Pemimpin Bangsa, STFT Jakarta dan Sabam Sirait Institute Buka Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja

Persiapkan Pemimpin Bangsa, STFT Jakarta dan Sabam Sirait Institute Buka Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja

Rektor STFT Jakarta Pdt Prof Binsar Pakpahan dan tokoh lainnya memukul alat musik taganing secara simbolis sebagai tanda dibukanya Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja di Aula STFT Jakarta.

Prosesi simbolik pemukulan taganing oleh Rektor STFT Jakarta Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, Ph.D bersama jajaran pimpinan dalam pembukaan Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja untuk Kepemimpinan Bangsa, Sabtu (28/3/2026).

JAKARTA, IndonesiaVoice.comSekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta bekerja sama dengan Sabam Sirait Institute resmi meluncurkan program “Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja untuk Kepemimpinan Bangsa“. Seremoni pembukaan berlangsung khidmat di Aula STFT Jakarta, Jalan Proklamasi, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Program intensif ini diikuti oleh 70 peserta terpilih hasil seleksi ketat. Para peserta merupakan pemuda-pemudi Kristen berusia 23–35 tahun yang berasal dari berbagai latar belakang denominasi gereja, profesi, dan daerah di Indonesia.

Acara dibuka dengan ibadah singkat dan prosesi simbolik pemukulan taganing (alat musik perkusi Batak) secara bersamaan, menandai dimulainya komitmen bersama dalam mencetak pemimpin masa depan Indonesia dalam lima tahun ke depan.



Baca juga: Pesan Paskah PGI 2026: Kecam Keras Perusak Lingkungan dan Serukan Penghentian Perang Global 

Menyiapkan Pemimpin yang “Digugu dan Ditiru”

Rektor STFT Jakarta, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, Ph.D, dalam sambutannya menegaskan program ini bertujuan melahirkan kader yang memiliki integritas tinggi.

“Lewat sekolah ini kami ingin menyiapkan pemimpin yang bisa digugu dan ditiru, yang pikiran juga tindakannya selaras,” ujar Prof. Binsar di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Pesan Luhut Binsar Pandjaitan

Hadir sebagai pembicara utama dalam sesi Leadership Talks, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan situasi global terkini serta tantangan yang dihadapi generasi muda Kristen.



Baca juga: Menyemai Asa Pendidikan Indonesia, Langkah Baru Handi Irawan di Dewan Pendidikan Nasional 

Luhut menekankan pentingnya karakter dan jejaring bagi seorang calon pemimpin. “Sepintar apa pun kau anak muda, bangun networking-mu dan bangunlah kredibilitasmu! Selain itu ciptakan inovasi!” tegasnya.

Ia juga mengajak pemuda gereja untuk proaktif mengambil peran dalam pembangunan bangsa melalui karya nyata, bukan sekadar melontarkan kritik.

“Berbuat karya nyata dalam keseharian lewat talenta yang diberikan oleh Tuhan,” tambahnya.



Baca juga: PGI Kecam Keras Teror Air Keras terhadap Pimpinan KontraS Andrie Yunus

Pelatihan Komprehensif Selama 12 Pekan

Program ini dirancang berlangsung selama 12 Sabtu (total 24 sesi). Selain sesi bersama Luhut Binsar Pandjaitan, hari pertama juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan tokoh lintas profesi, antara lain:

  • Martin Hutabarat, S.H.
  • Dr. Master Tumanggor, DESS
  • Dr. Juniver Girsang, S.H., M.B.A., M.H.
  • Prof. Angel Damayanti, Ph.D.
  • Abraham Silaban, S.I.P.




Baca juga: Mimbar Gereja di Tengah Invasi Algoritma, Tantangan Profetik Pdt. Prof Binsar Pakpahan untuk Parhalado HKBP Ressort Kramatjati 

Pada pertemuan-pertemuan berikutnya, penyelenggara menjadwalkan kehadiran sejumlah menteri, tokoh agama, dan profesional senior untuk berbagi pengalaman kepemimpinan yang jujur dan berlandaskan panggilan pelayanan kepada Tuhan, gereja, dan masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan pemuda Kristen semakin sadar akan tanggung jawab sosialnya dan siap berkontribusi signifikan bagi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses