BPH GBI Berikan Arahan Kepada Jemaat Terkait 3 Kegiatan GBI ini Untuk Periksa COVID-19

“Terlebih khusus para peserta “Pastors Meeting” di Lembang dan peserta kebaktian yang diadakan di GBI Aruna, GBI Baranangsiang dan seluruh cabangnya, untuk bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan setempat, dengan melaporkan atau memeriksakan diri bila mengalami gejala terinfeksi Covid-19, dan melakukan isolasi mandiri bagi yang tidak mendapati gejala sekalipun,”

BPH GBI Berikan Arahan Kepada Jemaat Terkait 3 Kegiatan GBI ini Untuk Periksa COVID-19

OnlineKristen.com | Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI), melalui Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI Jawa Barat, lewat surat resmi dan berbagai media sudah memberikan arahan agar setiap gembala, pejabat dan pengerja.

“Terlebih khusus para peserta “Pastors Meeting” di Lembang dan peserta kebaktian yang diadakan di GBI Aruna, GBI Baranangsiang dan seluruh cabangnya, untuk bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan setempat, dengan melaporkan atau memeriksakan diri bila mengalami gejala terinfeksi Covid-19, dan melakukan isolasi mandiri bagi yang tidak mendapati gejala sekalipun,” kata Ketua BPD GBI Jawa Barat Pdt Satrya dalam Surat Terbuka BPD GBI Jabar Soal Pemberitaan Pandemi Covid-19 pada Sabtu, 4 April 2020.

Baca Juga: Terkait Pandemi COVID-19, GBI: Kami Tidak Membangkang Seruan Pemerintah

Selain ditandatangani resmi Pdt Satrya, surat terbuka tersebut juga ditandatangani Sekretaris BPD GBI Jabar Pdt Boy Arifin Djambek (Sekretaris).


Lebih lanjut Pdt Satrya mengemukakan doa dan harapannya terkait pandemi Covid-19.

“Kita dapat memandang wabah ini sebagai pandemi yang harus dihadapi dan diperangi oleh seluruh rakyat Indonesia bahkan seluruh dunia. Sehingga tidak perlu adanya lagi sebutan terhadap kelompok tertentu agar kesatuan tetap terpelihara dan tidak menimbulkan stigma yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Baca Juga: GBI Klarifikasi Soal Jumlah Peserta “Pastors Meeting” di Lembang, Ini Jumlahnya

Satrya menyatakan GBI baik di tingkat pusat, daerah maupun gereja lokal dapat bersehati bergandengan tangan menanggulangi wabah ini.


Diantaranya, dengan aktif memberikan arahan agar jemaat tetap melakukan physical distancing agar tidak tertular virus Corona maupun menularkan (sebagai carrier).

Salah Satu Kegiatan Ibadah GBI

“Mari kita berdoa, kiranya Tuhan memberikan penghiburan dan ketabahan bagi masyarakat yang anggota keluarganya menjadi korban pandemi Covid-19 ini,” kata dia.

Baca Juga: BPD GBI DKI Gelar Diskusi Menggali Pikiran dan Hati Om Ho Untuk Masa Depan GBI

Satrya berharap agar bijaksana dalam menerima dan mengelola berita. Jangan menyebarkan berita yang tidak membangun, terlebih yang berpotensi menimbulkan polemik/perdebatan, kepanikan, bahkan bertentangan dengan hukum.


“Mari kita berdoa bagi para dokter, perawat, karyawan rumah sakit, dan semua orang yang sedang berjuang membantu para pasien Covid-19, kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan kepada mereka. Berdoalah bagi Presiden dan aparat Pemerintah agar diberikan kesehatan, hikmat dan kesehatian dalam menangani pandemi di negeri ini,” urai dia.

“Mari Gereja Tuhan, bersama-sama kita menjadi terang sesuai dengan Yesaya 58. Berperan aktif dalam masyarakat untuk bertolong-tolongan menanggung beban, maka Tuhan akan memulihkan Indonesia,” pungkasnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.