GBI Klarifikasi Soal Jumlah Peserta “Pastors Meeting” di Lembang, Ini Jumlahnya

“Pihak GBI Sukawarna telah mengkonfirmasikan bahwa yang mengikuti acara ini sebanyak 170 peserta, yaitu mereka yang mengikuti acara dengan penuh adalah 150 orang. Dan sekitar 20 orang lainnya bolak-balik ke kota Bandung dikarenakan pekerjaan,”

KRISTEN TV || Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: JANGAN ADA TIM SUKSES

Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
GBI Klarifikasi Soal Jumlah Peserta “Pastors Meeting” di Lembang, Ini Jumlahnya

OnlineKristen.com | Terkait pemberitaan pandemi Covid-19 di Jawa Barat, Badan Pekerja Daerah Gereja Bethel Indonesia (BPD GBI) Jawa Barat mengklarifikasi soal jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan GBI Sukawarna di Bandung.

Klarifikasi disampaikan secara tertulis berupa Surat Terbuka BPD GBI Jabar Soal Pemberitaan Pandemi Covid-19 pada Sabtu, 4 April 2020 yang ditandatangani oleh Pimpinan BPD GBI Jabar yakni Pdt Satrya (Ketua) dan Pdt Boy Arifin Djambek (Sekretaris).

Baca Juga: BPH GBI Berikan Arahan Kepada Jemaat Terkait 3 Kegiatan GBI ini Untuk Periksa COVID-19

Ketua BPD GBI Jabar, Pdt Satrya menyatakan pertemuan “Pastors Meeting” tanggal 3-5 Maret 2020 adalah program internal GBI Sukawarna yang sudah dijadwalkan.


“Pihak GBI Sukawarna telah mengkonfirmasikan bahwa yang mengikuti acara ini sebanyak 170 peserta, yaitu mereka yang mengikuti acara dengan penuh adalah 150 orang. Dan sekitar 20 orang lainnya bolak-balik ke kota Bandung dikarenakan pekerjaan,” urai dia.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan empat klaster terkait penyebaran COVID-19 di Propinsi Jawa Barat. Diantaranya, Ridwan Kamil menyebut klaster “Seminar Keagamaan Gereja Bethel Indonesia di Lembang” dengan jumlah 2000 peserta.

Baca Juga: Terkait Pandemi COVID-19, GBI: Kami Tidak Membangkang Seruan Pemerintah

Lebih lanjut Satrya mengutarakan acara ini dilaksanakan sebelum adanya imbauan social distancing, karena baru tanggal 2 Maret 2020.


Presiden RI, Joko Widodo mengumumkan adanya dua orang yang terinfeksi Covid-19 di Depok, sehari sebelum pelaksanaan acara di Lembang (3 Maret 2020). Sekitar tanggal 5 Maret 2020 baru diumumkan agar melakukan social distancing.

“Jadi, tidak terpikirkan adanya resiko paparan virus tersebut berkenaan dengan pertemuan yang melibatkan orang banyak,” imbuh dia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.