Terkait Pandemi COVID-19, GBI: Kami Tidak Membangkang Seruan Pemerintah

“Kami pastikan tidak ada maksud GBI membangkang seruan pemerintah. Terbukti sejak tanggal 22 Maret 2020 sampai saat ini seluruh ibadah Minggu dilaksanakan di rumah. Demikian juga halnya dengan kegiatan pertemuan lainnya untuk sementara dilakukan secara online/daring. Dan hal ini bukan hanya dilakukan di Kota Bandung dan Jawa Barat saja namun di seluruh Indonesia bahkan GBI yang berada di luar negeri,”

KRISTEN TV || Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: JANGAN ADA TIM SUKSES

Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Terkait Pandemi COVID-19, GBI: Kami Tidak Membangkang Seruan Pemerintah

OnlineKristen.com | Usai diumumkan social distancing pada 5 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengeluarkan imbauan untuk bekerja, belajar dan ibadah di rumah pada Minggu Siang, 15 Maret 2020.

Imbauan pemerintah tersebut disikapi oleh Badan Pengurus Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI) dengan mengeluarkan juga imbauan pada Rabu, 18 Maret 2020, kepada seluruh gembala/gereja lokal untuk mentaati himbauan pemerintah dan mengalihkan ibadah di rumah/keluarga.

Baca Juga: GBI Klarifikasi Soal Jumlah Peserta “Pastors Meeting” di Lembang, Ini Jumlahnya

Disusul juga adanya Kesepakatan Bersama Gereja-gereja di Bandung pada tanggal 19 Maret 2020 untuk beribadah di rumah mulai tanggal 21/22 Maret 2020.


Pun, saat itu ada Maklumat Kapolri tanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (Covid-19).

“Dalam pemantauan kami, sampai tanggal 15 Maret 2020, GBI dan seluruh umat beragama lainnya masih melaksanakan ibadah sebagaimana biasanya,” ujar Ketua Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI Jawa Barat, Pdt Satrya dalam Surat Terbuka BPD GBI Jabar Soal Pemberitaan Pandemi Covid-19 pada Sabtu, 4 April 2020.

Baca Juga: BPH GBI Berikan Arahan Kepada Jemaat Terkait 3 Kegiatan GBI ini Untuk Periksa COVID-19

Selain ditandatangani resmi Pdt Satrya, surat terbuka tersebut juga ditandatangani Sekretaris BPD GBI Jabar Pdt Boy Arifin Djambek (Sekretaris).


“Kami pastikan tidak ada maksud GBI membangkang seruan pemerintah. Terbukti sejak tanggal 22 Maret 2020 sampai saat ini seluruh ibadah Minggu dilaksanakan di rumah. Demikian juga halnya dengan kegiatan pertemuan lainnya untuk sementara dilakukan secara online/daring. Dan hal ini bukan hanya dilakukan di Kota Bandung dan Jawa Barat saja namun di seluruh Indonesia bahkan GBI yang berada di luar negeri,” ujar dia.

“Kami memandang bahwa semua ini adalah wabah yang tidak terduga dan dapat menimpa siapapun tanpa memandang dari suku, agama, kelompok/golongan manapun; bahkan WHO sudah menyatakan wabah ini sebagai pandemi global yang menjangkiti sekitar 200 negara,” tandasnya.

(VIC)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.