HUT Ke-85, KGPM Wilayah Jawa Konsisten Menjadi Garam dan Terang Dunia Ditengah Pluralisme

KRISTEN TV || Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: JANGAN ADA TIM SUKSES

Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Peniupan Kue HUT Ke-85 KGPM Wilayah Jawa

ONLINEKRISTEN.COM, Ibadah syukur dan Puncak Perayaan 85 tahun Jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Wilayah XXV Pulau Jawa berlangsung meriah yang berlangsung di Gereja KGPM, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 3 November 2018.

Dalam acara yang bertemakan “Berkarya Dalam Iman di Tengah Realitas Bangsa” itu nampak beberapa jemaat mengenakan pakaian adat dari berbagai pelosok nusantara.

Ibadah syukur kala itu dipimpin oleh Gembala Tedius Kuemba Batasina STh, Ketua Majelis Gembala KGPM.

Dalam kotbahnya, Gembala Tedius Kuemba Batasina mengatakan, “Hidup adalah perjuangan, hidup adalah sebuah ziarah, hidup adalah sebuah pengembaraan, bukan sebatas individu, tapi juga komunitas seperti gereja. Kita sebagai gereja juga bersama-sama dengan gereja lain di Indonesia melakukan sebuah ziarah hidup, pengembaraan hidup.”

“Namun kita pun sepakat untuk mengatakan ziarah pengembaraan itu harus ada destinasi (tujuan). Saudara bisa bayangkan bila KGPM Wilayah Jawa berkumpul disini lalu tidak ada tujuan. Bagaimana mungkin kerja panitia yang maksimal lalu tidak ada tujuan,” tambah dia.

Tedius melanjutkan tentu banyak harapan melalui acara seperti ini. “Yaitu, bagaimana menjadikan gereja ini bukan sekedar gereja, tapi gereja ini dalam ziarah perjalanan dan pengembaraan yang begitu luas harus punya arti dan nilai yang kuat,” jelas dia.

Karena itu, tegas Tedius, berbicara tentang ziarah dan perjalanan, tidak sekedar menghabiskan waktu.

“Perjalanan ini bukan hanya bicara soal durasi. Tapi ini soal donasi (pemberian). Untuk apa durasi yang panjang, kaya akan durasi, tapi miskin donasi. Untuk apa kita berumur 85 tahun jika miskin dengan kreasi,” imbuh dia.

Usai ibadah, perayaan HUT Ke-85 KGPM Wilayah 25 Pulau Jawa ditandai dengan peniupan lilin dan pemotongan kue hari ulang tahun. Pada kesempatan itu juga diadakan penyerahan piala lomba poco-poco dan suporter terbaik dan persembahan kasih untuk gembala-gembala.

Ketua Panitia, Penatua (Pnt) Rocky Wenas, dalam sambutannya, mengutarakan untuk merayakan HUT KGPM ke 85, maka BPW dan PMW KGPM Wilayah 25 Jawa telah membentuk Panitia HUT KGPM Wilayah Jawa pada tanggal 11 Agustus 2018 dengan susunan panitia yang melibatkan KGPM Sidang Yeremia, KGPM Sidang Sejahtera, KGPM Sidang Johanes, KGPM Sidang Paulus, KGPM Sidang Haleluya, KGPM Sidang Daniel, KGPM Sidang Misioner, KGPM Sidang Reformata, KGPM Sidang Yoel, KGPM Sidang Musafir.

Lebih lanjut Rocky Wenas menguraikan, melalui rapat panitia, sejak awal dibentuknya, telah memutuskan bahwa rangkaian acara peringatan HUT Ke-85 tahun ini akan lebih fokus pada ucapan syukur atas karunia, berkat dan penyertaan Tuhan Yesus atas perkembangan pelayanan Gereja KGPM sejak dibentuk pada tanggal 29 Oktober 1933 dan terus bertumbuh semakin besar hingga hari ini, juga fokus pada pelayanan langsung ke dalam dan keluar dari jemaat KGPM di Wilayah Jawa bukan hanya pada kegiatan seremonial saja.

Rocky melaporkan ada enam program utama yang dibuat dalam rangka menyambuh HUT Ke-85 KGPM Wilayah Jawa Kali ini. Pertama, Kegiatan diakonia meliputi donor darah, tunjangan pendidikan dan pembagian sembako. Kedua, Lomba Poco-Poco Rohani. Ketiga, Acara talk show dengan tema “Anak & Gadget” Speaker Dr. Irene F. Mongkar, MA. Keempat, Acara talk show, dengan tema “LGBT Yes/No”, speaker Dr dr Andi Iskandar Hukom MA. Kelima, KKR dengan tema “Antisipasi Gerakan Anti Kristus menjelang Akhir zaman”. Keenam, Kegiatan diakonia meliputi tunjangan pendidikan dan pembagian sembako. Ketujuh, Acara Syukur HUT Ke-85, meliputi Ibadah Syukur & Perayaan.

“Seluruh enam program rangkaian acara HUT telah berhasil dan sukses dilaksanakan baik HUT 85 KGPM Wilayah Jawa,” ujar dia.

“Semoga KGPM semakin berjaya melayani Tuhan Yesus dan dikenal di seluruh Indonesia,” pungkas dia.

Sementara Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (KPKB) KGPM Wilayah 25 Jawa, Penatua (Pnt) Christian Victor Mendur mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus oleh karena kehendaknya Komisi Pria Kaum Bapa KGPM Wilayah 25 Jawa dipercayakan oleh Tuhan Yesus, melalui Badan Pimpinan Wilayah KGPM 25 Jawa, ditunjuk dan ditetapkan sebagai Pelaksana Hari Hari Besar Gerejawi KGPM Wilayah 25 Jawa tahun 2018, boleh menyelesaikan beberapa acara mulai dari Perayaan Paskah dan Perayaan HUT KGPM Ke-85 tahun dengan rangkaian acara dari donor darah, talk show, KKR hingga pada acara puncak Ibadah Syukur HUT KGPM Ke-85 tahun pada hari ini.

“Kami dari Komisi Pria Kaum Bapa Wilayah 25 Jawa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan Partisipasi yang diberikan jemaat KGPM wilayah 25 Jawa sehingga seluruh rangkaian acara boleh terlaksana dengan baik,” kata Christian.

“Secara khusus kepada Panitia HUT ke 85 thn yang begitu semangat yang saling bersinergi satu dengan yang lain, dan dengan keyakinan Iman yang kuat dan topangan doa dari seluruh panitia sehingga acara boleh berlangsung dengan sukses,” tambah dia.

Sedangkan Ketua Badan Pimpinan Wilayah (BPW) KGPM Wilayah 25 Jawa Penatua (Pnt) Edwin OJ Poluan, MBA, mengatakan tahun 2018, KGPM berusia 85 tahun.

“Usia matang dalam proses bergereja dan berjemaat. Menjadi gereja yang sejak awal sarat dengan nilai-nilai perjuangan, KGPM terus berproses sebagai gereja nasional yang mandiri dan merdeka,” urai Edwin.

“Oleh karena itu, patutlah kita semua pada hari yang istimewa dan membahagiakan ini menaikkan syukur kepada Tuhan sebagai Kepala Gereja atas penyertaan dan perlindungan-Nya sepanjang perjalanan panjang KGPM bersekutu, bersaksi dan melayani,” tambah dia.

Lebih lanjut Edwin memaparkan KGPM Wilayah 25 Jawa dengan sembilan sidang dan satu calon sidang, sebagai bagian integral KGPM, turut merasakan kebahagiaan dan syukur yang sama dengan jemaat KGPM di seluruh Indonesia.

“Melalui kesempatan ulang tahun yang penuh sukacita ini, penting bagi kita selaku warga KGPM untuk sama-sama bukan saja merenungkan, tapi lebih pada bagaimana seharusnya berperan secara proaktif dan nyata untuk perkembangan KGPM di zaman akhir ini,” kata dia.

Menurut Edwin, KGPM harus bisa membuat rencana dan strategi jangka menengah dan panjang yang realistis dan dapat diwujudnyatakan secara maksimal. Keputusan-keputusan yang berorientasi kemajuan harus berani diambil dan dilaksanakan secara terukur.

“Dilain pihak, kita harus menghindari bentuk retorika, wacana dan opini yang tidak jelas atau bahkan kebijakan yang berorientasi untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” pungkas dia.

Ketua Pucuk Pimpinan (PP) KGPM Wilayah 25 Jawa, Gembala Fetrisia Yuliasanti Alling, MTh, mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus, Sang Kepala Gereja, dengan kasih-Nya yang sempurna telah menuntun KGPM tiba di 85 tahun dalam bersaksi, bersekutu dan melayani.

Lebih lanjut Gembala Fetrisia mengatakan menyambut HUT ke-85 (29 Oktober 1933-29 Oktober 2018), menjadi momen strategis bagi seluruh warga KGPM dalam merefleksikan komitmen iman di setiap tugas tanggung jawab sebagai warga gereja dan warga negara untuk membawa terang kasih Allah.

“Memasuki usia ke-85 tahun, menjadi momen yang sangat strategis bagi warga KGPM untuk memperkokoh komitmen kebangsaan, merenungkan kasih, anugerah dan penyertaan Tuhan, serta mengaktualisasikan iman di tengah kompleksitasnya pergumulan bangsa Indonesia,” tutur dia.

Menurut Fetrisia, dilandasi spirit KGPM: “Yesus Kristus dalam Kebangsaan, Kebangsaan dalam Yesus Kristus”, bagaimana gereja, yang adalah lembaga spiritual, menyikapi serta tetap mempertahankan eksistensinya sebagai garam dan terang dunia di tengah realitas kebangsaan dalam berbagai dinamika yang berkembang.

“Menyikapi realitas yang ada di tengah-tengah bangsa Indonesia, perayaan HUT ke-85 KGPM yang mengangkat tema ‘Berkarya dalam Iman di Tengah Realitas Kebangsaan’, mau mengatakan bahwa sebagai bagian integral dari kehidupan bangsa dan negara Republik Indonesia, KGPM tetap konsisten untuk menjadikan Indonesia sebagai rumah besar bersama, menjadi garam dan terang dunia di tengah pluralisme,” tandasnya.

(Victor)

[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUryBoCTh7J3LTAvg9TfpeIw&layout=gallery[/embedyt]

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.