Sukses dengan “GBI MANTAP”, Pdt Dr Japarlin Marbun Siap Maju Periode Ke-2 dengan tagline “GBI GREAT”

KRISTEN TV || Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: JANGAN ADA TIM SUKSES

Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Periodisasi di GKPI, Haposan Hutagalung: Jangan Ada Tim Sukses
Pdt Dr Japarlin Marbun

OnlineKristen.Com – Sukses memimpin Gereja Bethel Indonesia dengan tagline “GBI MANTAP”, kini Ketua Umum Sinode Badan Pengurus Harian GBI, Pdt. Dr Japarlin Marbun juga semakin mantap melangkah untuk memimpin Sinode BPH GBI untuk periode kedua dengan tagline “GBI GREAT” yang akan ditentukan pada Sidang Sinode GBI Ke-16 di SICC Sentul, Jawa Barat 27-30 Agustus 2019.

“Saya lihat empat tahun ini GBI sudah mantap, sudah kokoh. Makanya, kedepan saya ingin buat GBI GREAT,” ujar Pdt Japarlin Marbun yang juga Penasihat DPP Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) di Graha Bethel, Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.




Lebih jauh Japarlin memaparkan terkait tagline “GBI GREAT”. “GREAT, G itu Growing Church. Kita harapkan GBI terus bertumbuh sampai pada target para pendiri GBI, yaitu 10 ribu Jemaat GBI di Indonesia, yang kini sudah tersebar di 26 negara,” kata dia.

Tentunya, lanjut Japarlin, GBI kedepan tidak saja bicara kuantitas tapi juga kualitas. “Karena itu, R-nya adalah Relevance Church. Artinya, gereja mesti bisa menjawab kebutuhan tidak hanya bagi gereja, tapi juga bagi lingkungan dan masyarakat,” urai dia.

Sebab itu, menurut Japarlin, GBI akan akan melakukan pemberdayaan. “Jadi gereja bukan sekedar ada. Kita berkaca pada gereja yang ada di Eropa dan Amerika. Mengapa gereja-gereja disana ditinggalkan? Karena gereja cuma menjadi menara gading saja. Tidak menjawab kebutuhan,” tegas dia.




Lalu E itu adalah Excellent Service Church. “Kita mau GBI punya Excellent Service. Agar pelayanan Excellent maka perlu dilakukan peningkatan keterampilan pelayanan melalui berbagai modul dan training,” jelas dia.

Sementara A adalah Accountable Church. “Artinya, gereja yang bisa dipertanggungjawabkan. Kita tidak mau lagi GBI disebut Gereja Bebas Indonesia. Namun GBI mesti menjadi gereja yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara teologis, keuangan, dan lainnya,” kata dia.

Lalu yang terakhir adalah T yaitu Transform Nations. “Yaitu bagaimana Gereja GBI ini pada akhirnya bisa mentransformasi bangsa-bangsa,” urai dia.




“Itulah tagline GBI GREAT kedepan dengan harapan kita dapat fokus mengerjakan poin-poin itu sehingga GBI menjadi gereja yang layak menjadi berkat ditengah-tengah bangsa ini. Kita tidak mau GBI hanya besar secara jumlah. Tapi kita juga mau GBI besar berdampak bagi masyarakat. Seperti Yesus katakan agar kita menjadi garam dan terang dunia. Jadi betul-betul gereja itu harus berdampak dan berubah ke arah perbaikan,” tandasnya.

(VIC)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.