Masih Pandemi Covid, Kemenag Akan Atur Ibadah Natal di Gereja

Masih Pandemi Covid, Kemenag Akan Atur Ibadah Natal di Gereja

- in NASIONAL
224
0
Masih Pandemi Covid, Kemenag Akan Atur Ibadah Natal di GerejaMasih Pandemi Covid, Kemenag Akan Atur Ibadah Natal di Gereja

Jelang Hari Raya Natal, Kementerian Agama (Kemenag) dalam waktu dekat akan mengeluarkan aturan terkait penyelenggaraan ibadah Natal dalam masa pandemi COVID-19.

Jajaran Kemenag mulai dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen dan Ditjen Bimas Katolik tengah menggodok aturan tersebut.

“Kami sudah rapatkan, untuk dirumuskan bersama Bimas Kristen dan Bimas Katolik,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis 26 November 2020.

Pada intinya, Fachrul Razi mengimbau agar rumah ibadah tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat ibadah nanti.


Baca juga:

Sampaikan Hasil Sidang Raya XVII PGI Kepada Menteri Agama, PGI Singgung Perdagangan Manusia dan Stunting di Sumba

Menurutnya, Imbauan Kemenag ini tidak berbeda jauh dengan perayaan hari raya agama lain di Indonesia. Misalnya, jelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha yang lalu dirayakan umat Islam. Karena pada dasarnya ibadah agama apapun kondisinya tidak jauh berbeda.

“Pada dasarnya, mirip saja dengan yang lalu. Kalau di rumah ibadah betul-betul kami garis bawahi, jangan berkerumun, jaga jarak, cek kesehatan dan lainnya. Itu semua sama saja,” jelasnya.

Perayaan hari raya agama, lanjut Fachrul Razi, juga berkenaan dengan aktivitas mudik. Sebab itu, Kemenag akan mengeluarkan aturan terkait mudik Natal tahun ini.


Baca juga:

Bertemu Menteri Agama, PGI Sampaikan Aspirasi Gereja HKI Juanda Yang Terancam Digusur

“Masalah mudiknya pun akan kami cantum disitu bersamaan dengan kami keluarkan produk (hukum) itu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

You may also like

110 Juta Orang akan Berdoa dalam ajang World Prayer Assembly, 17-19 Mei 2022

OnlineKristen.com || Sekitar 110 Juta orang akan dimobilisasi