Breaking News

Morris Cerullo Kembali akan Membawa “Pesan” ke Jakarta dalam acara “Indonesia Conference of the Holy Spirit”

OnlineKristen.Com – Dr Morri Cerullo telah berkunjung ke Jakarta selama 40 tahun. Dia akan kembali ke Jakarta menjadi pembicara utama dan pendoa selama dua hari dalam acara “Indonesia Conference of the Holy Spirit” dari tanggal 26-27 September 2019, pukul 14.00-21.00 WIB di Grand Ball Room, Lantai 10, Integrity Convention Center Mega Glodok Kemayoran, Jakarta.

Keseluruhan acara dinaungi tema “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama” (I Korintus 12:7).




Morris Cerullo juga bakal kembali mengimpartasikan karunia yang dimiliki dari Tuhan untuk para gembala Tuhan, pendoa dan jemaat Tuhan. 

Sejak tahun 1972, kedatangannya membawa api dan kegerakan yang melahirkan dan memunculkan hamba-hamba Tuhan besar, seperti Pdt. Yeremia Rim, Pdt. Alex Abraham, Pdt. Niko Nyotorahardjo, Pdt. Petrus Agung Purnomo dan Pdt. Timotius Arifin.

Selain, Morris Cerullo, akan ada juga pembicara lainnya yaitu Pastor Raymond Mooi, Pastor Gary Whetstone, Pastor Jose Carol dan Pastor Tony Mulia.




Ketua Panitia Indonesia Conference of The Holy Spirit, Pastor Dr. Tony Mulia, MA, mengutarakan Morris Cerullo adalah seorang legendaris. Pertama kali dia datang ke Manado tahun 1972. 

Dilanjutkan pada tahun 1979, atau 40 tahun lalu, dimana dia datang pertama kali ke Jakarta untuk mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani bertajuk “Indonesia Crusade” di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dihadiri sekitar 300 ribu orang. 

“Setelah beberapa hari KKR tersebut berlangsung, pemerintah meminta agar acara dihentikan lantaran akan terjadi sesuatu,” kata Tony Mulia dalam jumpa pers bersama awak media PERWAMKI yang dipandu oleh Dewan Pembina PERWAMKI, Suratinoyo, di House Prayer, Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2019. 




Namun akhirnya, lanjut Tony, acara itu tetap berlangsung walaupun tidak lagi diikuti oleh Morris Cerullo. 

Hamba-hamba Tuhan yang masih muda waktu itu, seperti Pdt. Petrus Agung dan Bambang Budianto mengambil peran untuk melayani. 

Tak dinyana, para hamba-hamba Tuhan saat itu juga bisa melayani orang-orang yang sakit dan mengalami kesembuhan.




“Ternyata mereka bisa melayani kesembuhan bagi orang sakit bukan karena ada sosok Morris Cerullo, namun kita percaya karena kuasa Roh Kudus yang bekerja di Gelora Bung Karno pada 1979. Betul-betul terjadi kebangkitan rohani saat itu,” kata dia.

Morris sampaikan kepada Tony bahwa kunjungan ke Jakarta pada September 2019 ini merupakan yang terakhir kali. Dan dia menyatakan tidak akan datang lagi mengingat usianya sudah memasuki 89 tahun. 

“Kehadiran Morris ke Jakarta adalah sebuah momentum. Selain dia akan mengimpartasi hamba-hamba Tuhan, dia akan bicara sesuatu. Saya juga belum tahu pesan (nubuatan) apa yang akan disampaikan di Jakarta nanti,” kata dia.




Tony membeberkan setiap kali Morris Cerullo datang ke Indonesia, dia hanya tahu airport, hotel, tempat event dan restoran jika diajak makan. 

“Morris Cerullo tahu Monas tapi tidak pernah melihat Monas. Dia pun tahu ada Binaria tapi tidak pernah lihat. Ketika dia datang ke Indonesia yang paling utama dia minta adalah disiapkan ruang doa,” jelas dia. 

“Saya tidak pernah melihat orang seperti itu. Datang berdoa untuk kota dan bangsa-bangsa, Itulah Moris Cerulo. Bahkan ketika masih memiliki pesawat jet pribadi, dirinya berdoa di atas pesawat untuk bangsa-bangsa di dunia. Dia betul-betul Man of the Prayer,” tambah dia. 




Sementara Wakil Ketua Panitia, Pdt Gavin Chan, menyatakan kekagumannya dan begitu terinspirasi melihat seorang Hamba Tuhan yang sudah sangat senior namun masih berapi-api untuk melayani tanpa mengenal lelah.

“Hamba-Nya (Morris Cerullo) saja masih melayani di umur 89 tahun. Masak kita masih muda masih pikir-pikir untuk nanti saja melayani. Kita yang masih muda patut mencontohnya,” ujar dia.

“Ketika bertemu 20 tahun lalu, saya bertanya-tanya dari mana beliau ini bisa mempertahankan ‘api’ dan gairahnya untuk melayani dan bukan hanya di kotanya sendiri tapi bangsa-bangsa. Dan dia tetap setia melayani hingga kini,” tambah dia.




Apakah ini lawatan terakhirnya ke Indonesia atau mungkin dia datang lagi, menurut Gavin, yang penting dirinya bersama teman-teman siapkan hati untuk selalu fokus melayani Tuhan. 

Info Registrasi Indonesia Conference of The Holy Spirit: o21-45841225 / 081119196 (DEWI)

(VIC)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
UA-102499644-1
%d blogger menyukai ini: