Puisi: MENGARUNGI SAMUDERA KEHIDUPAN 46 TAHUN

PUISI: KU DITUNTUN TUHAN MENJALANI JALANNYA
Weinata Sairin

MENGARUNGI SAMUDERA KEHIDUPAN 46 TAHUN

 

ada rasa syukur menggelegak kuat
di relung-relung hati paling dalam
ada rasa sukacita dan bahagia tiada terlukiskan
tertoreh di dalam hati yang putihjernih
dua belas agustus 2021
Tuhan mengantarkan rumah tangga kami memasuki
usia 46 tahun

beragam perasaan
hadir disaat-saat seperti ini
ada sukacita, bahagia,syukur
ada juga rasa haru
yang meliliti tubuhrapuh
ku diamuk rasa haru
karena pengalaman indah
yang kami rajut bersama ditengah tawaria dan derai airmata yang sesekali menginterupsi kehidupan kami
rasa haru mendalam
oleh karena cinta kasih Tuhan benar-benar terjadi dan menjadi bagian dari pengalaman kebersamaan kami
Ia mencurahkan roh hikmat, cinta kasih, kesabaran, kekuatan, kesalingan,
sehingga kami mampu berjalan bersama
merajut karya bersama
mewujudkan pelayanan dan kesaksian bersama

dalam mengarungi samudera kehidupan 46 tahun
kami jatuh bangun
dan berjuang bersama
agar keduaan kami tetap terikaterat
sehingga keduaan kami dalam segala kekurangannya
tetap menjadi berkat
bagi orang banyak

Tuhan,
kami bersyukur atas anugerahMu
bagi rumah tangga kami
selama 46 tahun Engkau mendampingi perjalanan kami
Engkau melimpahkan berkat dalam banyak bentuk
Engkau menjaga dan melindungi kami
Ikatkan makin kuat cinta kasih kami berdua sebagai suami isteri,ya Tuhan
agar kebahagiaan kami dinikmati juga oleh anak cucu dan keluarga besar kami
kiranya di saat-saat senja usia
kami tetap mampu berkarya, melayani
dan menjadi berkat bagi banyak orang
atas anugerahMu
atas kasih setiaMu

Jakarta, 12 Agustus 2021/ pk. 00.
Weinata Sairin

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.