Artis Rizma Simbolon Lulus Doktor dengan Disertasi Tentang Pujian dan Penyembahan

“Melalui pujian dan penyembahan kita bisa menangis dan merasakan jamahan kasih Tuhan . Karena itu porsinya dalam ibadah sangat penting seperti kotbah. Malah ada yang bilang bahwa kekuatan pujian dan penyembahan itu sepuluh kali dari berdoa loh,”

KRISTEN TV

Gubernur DKI JAKARTA Anies Baswedan Putuskan 2 Minggu Kedepan Salat Jumat, Misa dan Kebaktian Ditiadakan

OnlineKristen.com | Menyelesaikan gelar Doktor ditengah kesibukan sebagai artis penyanyi tentu bukan perkara mudah. Namun dengan semangat dan kegigihannya, Rizma Simbolon dapat melaluinya dan diwisuda pada 12 Februari 2020 di kampusnya STT IKAT.

“Saya mengucap syukur oleh karena kasih Tuhan Yesus pada 12 Februari lalu menyandang gelar Doktor Konseling dari STT IKAT. Jujur, enggak pernah terpikir saya dapat menyelesaikan gelar S3 ini. Sebelumnya juga saya mendapatkan gelar S2 Magiter of Art (MA) pada tahun 2018,” urai Rizma di sebuah restoran di kawasan Rawamangun, Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020.   




Rizma mengaku ketika ada tawaran melanjutkan studi doktor ini usai lulus S2 Magister of Arts, dirinya belum sempat mengiyakan mengingat padatnya jadwal profesinya sebagai penyanyi dan pekerjaan lain yang sedang menunggu.

Baca Juga: DIES NATALIS KE-31, STT IKAT PERSIAPKAN DIRI PROSES AKREDITASI PROGRAM DOKTORAL

Diantaranya, Rizma mendapatkan tawaran konser ke California, Amerika Serikat, 29 September 2018. Konser bertajuk “Rizma Simbolon, One Decade Concert” ini berlangsung di Chan Auditorium Loma Linda Academy California, USA.

Pada konser tersebut Rizma menyanyikan lagu terbarunya berjudul “Paborhat Ma Au”, ciptaan Ramos Sihombing.




Juga dia mendapatkan tawaran pertama kalinya bermain film berjudul “Horas Amang” yang diluncurkan pada 2019. 

Baca Juga: Wisuda dan Dies Natalis XX STT LETS, Dirjen Bimas Kristen Harap Para Lulusan Mampu Aplikasikan Benih Firman Tuhan

Berkat motivasi dari Rektor STT IKAT Jimmy Lumintang, dirinya pun akhirnya memutuskan untuk ikut program doktor tersebut pada tahun 2019. Ditambah lagi, dirinya mendapatkan beasiswa dari STT IKAT.

Disertasi Pujian dan Penyembahan

Disertasi yang dipilih oleh Rizma pun tak jauh dari profesinya sebagai penyanyi. “Judul disertasi doktor saya tentang pujian penyembahan terhadap pertumbuhan jemaat GBI Salemba Jakarta. Judul ini sebenarnya kelanjutan dari tesis S2 saya seputar pujian dan penyembahan juga. Namun dalam disertasi ini dikupas lebih mendalam lagi,” jelas dia.




Menurut Rizma, pujian dan penyembahan sebetulnya punya posisi penting dalam setiap ibadah di gereja.

Baca Juga: Pdt DR Erastus Sabdono: Kita Harus Berjuang agar STT Tidak Produksi ‘Penyamun’

“Pujian dan penyembahan penting banget yaitu, pertama untuk menyatukan roh semua jemaat. Kedua, banyak orang bertobat karena pujian penyembahan,” beber dia.

“Melalui pujian dan penyembahan kita bisa menangis dan merasakan jamahan kasih Tuhan . Karena itu porsinya dalam ibadah sangat penting seperti kotbah. Malah ada yang bilang bahwa kekuatan pujian dan penyembahan itu sepuluh kali dari berdoa loh,” tambah dia.




Disinilah, lanjut Rizma, peranan pujian dan penyembahan sangat penting dalam pertumbuhan jemaat. 

Baca Juga: STT REM Gelar Kuliah Umum “Disruption” Hadirkan Rhenald Kasali

“Banyak terjadi pertobatan melalui pujian dan penyembahan oleh karena lagu-lagu tersebut acapkali berkaitan dengan persoalan hidup yang sedang kita hadapi,” ujar dia.      

Setelah mendapatkan gelar doktor ini, Rizma berharap bisa melayani di ladang Tuhan lebih semangat lagi.




“Rencana kedepan sih mengalir saja. Belum ada target setelah lulus doktor. Memang lima tahun belakangan ini tak punya target. Namun sepertinya Tuhan yang punya target untuk saya. Rencana dan kehendak Tuhan acapkali berbeda dengan apa yang diinginkan manusia. Jadi mengalir sajalah. Pastinya saya ingin lebih berguna lagi dalam pekerjaan Tuhan dan tentunya membanggakan keluarga,” tandasnya.

(VIC) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.