OnlineKristen.com – Di tengah laju transformasi ekonomi global yang bergerak sangat cepat, peran generasi muda tak lagi sekadar menjadi pencari kerja. Mereka kini dituntut untuk menjadi kreator, inovator, dan motor penggerak ekonomi bangsa.
Kesadaran inilah yang memantik semangat Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) untuk mengambil langkah berani: membidik dan mencetak pemuda agar siap bertarung di dunia bisnis.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui peresmian Gerakan YEF Indonesia, sebuah komunitas berkelanjutan yang dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas dan memperluas jejaring pemuda Kristen di sektor ekonomi.
Suasana penuh antusiasme itu tergambar jelas dalam gelaran Youth Economic Fellowship Indonesia (YEFI) 2026 di Novotel Ballroom, Pulomas, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Gemuruh semangat terpancar dari hampir 300 peserta yang hadir langsung, ditambah ratusan pasang mata yang menyimak secara daring dari berbagai penjuru Nusantara.
Bukan Sekadar Acara Seremonial
Satu hal yang membedakan Gerakan YEF Indonesia dari program kepemudaan pada umumnya adalah visinya tentang keberlanjutan. Gerakan ini tidak didesain sebagai perhelatan seremonial yang selesai dalam satu malam.
Ketua Panitia YEFI 2026, Riky Boy Permata, menegaskan pembentukan komunitas ini adalah kawah candradimuka sesungguhnya.
“Ini adalah tindak lanjut nyata dari YEFI 2026. Kami ingin mendampingi, membina, dan memperlengkapi generasi muda secara berkelanjutan agar mereka benar-benar punya wawasan dan jejaring di sektor ekonomi,” tuturnya.
Untuk membekali para pemuda, acara ini menghadirkan tokoh-tokoh kunci. Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Aminuddin Ma’ruf, bersama perwakilan Kementerian Investasi/BKPM turun langsung memetakan arah pertumbuhan ekonomi nasional serta di mana posisi strategis pemuda di dalamnya.
Dari Meja Panel Menuju Panggung Nyata
Puncak inspirasi terjadi dalam dua sesi panel yang menghadirkan para praktisi kelas berat. Pada panel pertama yang bertajuk “Indonesia’s Next Growth Chapter”, peserta disuguhkan wawasan industri masa depan.
Deretan narasumber top seperti R. Rinto Teguh Santoso (Direktur Kelompok Spesialis Layanan Digital dan Keamanan Siber OJK), Ruhut Mangaradja Lubis (VP PT Bank Mandiri Tbk), Immanuel P. Ginting (Head of PMO PT Sinarmas Multiartha Tbk), hingga Jennifer B. Tumbuan (Managing Partner T&P Law Firm), membedah tantangan serta peluang dari sudut pandang digital, perbankan, dan hukum.
Diskusi makin menghangat di panel kedua, “Karier, Usaha, dan Investasi”. Tokoh-tokoh seperti Benyamin Patondok (Direktur PT Ayatama Energi), John C. P. Tambunan (Direktur PT Kiwoom Sekuritas Indonesia), Patar Carnegie Sitorus (Direktur PT Bintang Utara Nusantara), dan Analia Trisna (CEO Lantaka Group) membagikan resep rahasia merintis karier dan membangun mentalitas pengusaha tangguh.
Melihat antusiasme tersebut, Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat MP Sinurat, menyampaikan pesan yang menggugah. Ia menantang para pemuda Kristen untuk mengubah pola pikir.
“Pemuda tidak boleh lagi hanya berdiri di pinggir lapangan sebagai penonton. Kita harus masuk ke lapangan, menjadi pelaku, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” tegas Sahat.
Peluang Emas Menembus Pasar Global
Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, YEFI 2026 tidak membiarkan para peserta pulang hanya dengan teori. Melalui peluncuran YEFI Business Challenge 2026, peserta ditantang untuk menuangkan ide emas mereka ke dalam kompetisi proposal bisnis.
Hadiahnya pun tak main-main. Tiga pemenang utama akan diterbangkan dalam business trip ke Fuzhou, Tiongkok, berkat dukungan Chindo Business Center.
Di sana, para pemuda ini akan belajar langsung mengenai ekosistem bisnis global, membangun jejaring lintas negara, dan membuka pintu kerja sama perdagangan internasional. Sebuah kesempatan mahal yang terbuka lebar melalui kode registrasi peserta di laman resmi panitia.
Mengusung tema besar “Building Confidence, Creating Opportunities, Shaping Indonesia’s Economic Future“, YEFI 2026 membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci.
Acara ini didukung penuh oleh raksasa perbankan dan industri seperti Bank Mandiri, Pertamina International Shipping, Sinarmas Multiartha, Ultra Voucher, Novotel Jakarta Pulomas, Chindo Business Center, serta Vega sebagai sponsor utama.
Di sisi pemerintahan, kementerian dan lembaga negara seperti Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian ESDM, Badan Pengelola BUMN, dan OJK turut memberikan sokongan penuh.
Gerakan YEF Indonesia kini telah berlayar. Dengan kapal besar bernama kolaborasi dan nahkoda berupa mentalitas kewirausahaan, pemuda Indonesia kini siap mengarungi dan menaklukkan luasnya samudra ekonomi global.(*)

















