Jelang Perayaan Paskah, Dirjen Bimas Katolik: Kita Akan Berikan Misa Melalui Online

"Menyikapi perkembangan COVID-19, maka dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian agama dan pihak gereja sepakat bahwa kita meniadakan semua kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat,"

KRISTEN TV || VIRAL! PARA BIARAWATI NYANYIKAN LAGU IDUL FITRI, INDAHNYA KEBERAGAMAN

VIRAL, BIARAWATI NYANYIKAN LAGU IDUL FITRI
Jelang Perayaan Paskah, Dirjen Bimas Katolik: Kita Akan Berikan Misa Melalui Online

OnlineKristen.com | Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama (Kemenag) dan pihak Gereja menyepakati peniadaan kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat, guna mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

“Menyikapi perkembangan COVID-19, maka dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian agama dan pihak gereja sepakat bahwa kita meniadakan semua kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat,” ujar Pelaksana tugas Direktur Urusan Agama Katolik Kemenag, FX Rudi Andrianto dalam keterangan resminya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Jumat (10/4).

Baca Juga: Pendeta Stephen Tong: “Pendeta Besar” Berani Tidak Buat KKR Kesembuhan Corona Virus?

Kendati demikian, perayaan kegiatan keagamaan masih dapat dilakukan di Gereja Katedral maupun di Gereja Katolik Paroki dengan cara sederhana tanpa kehadiran umat melalui jaringan teknologi komunikasi yang dapat diakses melalui video streaming.




“Untuk itu kita akan memberikan pencerahan ataupun misa melalui online streaming, live streaming, YouTube, TVRI, RRI dan sebagainya,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi berpesan kepada umat kristiani agar tetap berdoa dari rumah dan saling menguatkan antar sesama agar permasalahan wabah COVID-19 bisa segera berakhir.

Baca Juga: Merebaknya Virus Corona, Ketum PGI: Baik Dipertimbangkan Bentuk Ibadah Manfaatkan Medsos

“Untuk itu di masa Paskah ini kita bisa tetap berdoa dan menerima permasalahan COVID-19 ini dengan tetap di rumah, berdoa, saling mendoakan, saling memperkuat, sehingga bisa cepat terlepas dari kondisi ini,” kata Rudi.




Di sisi lain, Rudi juga mengingatkan agar umat kristiani tetap mengikuti anjuran pemerintah di tengah pandemi COVID-19, dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Lebih lanjut, Rudi juga mengimbau agar umat kristiani tidak pulang ke kampung halaman, sebagai langkah antisipasi mencegah meluasnya penyebaran COVID-19.

Baca Juga: Terkait Pandemi COVID-19, GBI: Kami Tidak Membangkang Seruan Pemerintah

“Kali ini ibadah di rumah dan produktif di rumah. Lakukan semua dengan disiplin, jadilah pahlawan, lindungi diri, lindungi orang lain, mari menangkan perang melawan COVID-19,” pungkas Rudi.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.