Fix, Sinode GBI Ke-16 digelar 27-30 Agustus 2019 di SICC Bogor

OnlineKristen.Com – Sempat tertunda, kembali Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) menetapkan Sidang Sinode GBI Ke-16 pada tanggal 27-30 Agustus 2019 di SICC Bogor, Jawa Barat.

Dan berdasarkan hasil Sidang Majelis Daerah (MD) GBI, ada lima Calon Ketua Umum (Caketum) Sinode GBI yang akan maju dalam Sinode Ke-16 GBI pada tanggal 27-30 Agustus 2019 di SICC Bogor, Jawa Barat.




“Hasil Sidang MD GBI tahun lalu memunculkan lima caketum yang diusulkan dari berbagai daerah. Berdasarkan urutan terbanyak yaitu saya sendiri (Pdt Japarlin Marbun), Pdt Jacob Nahuway, Pdt Ferry Haurisa, Pdt Rubin Adi dan Pdt Erastus Sabdono. Namun, karena Pdt Erastus Sabdono mendirikan sinode baru maka tinggal empat caketum GBI,” urai Ketua BPH Sinode GBI, Pdt Dr Japarlin Marbun dalam jumpa pers yang digelar di Grha Bethel, Jakarta, Kamis, (21/3).

Lebih lanjut Japarlin Marbun mengutarakan Sinode GBI dengan tema “Great Harvest” (Menuai dengan Kuasa Roh Kudus) ini, punya beberapa agenda organisasi.

Mulai dari melaporkan pertanggungjawaban pengurus BPH GBI 2014-2019 hingga pemilihan pengurus BPH Sinode GBI 2019-2023.

“Selain agenda organisasi, akan ada pembekalan bagi pejabat GBI dari berbagai daerah agar mereka fokus dalam pelayanan. Pun, ada KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), rapat pembinaan dan rapat pleno,”  jelas dia.

“Kami berharap Sidang Sinode GBI nanti berlangsung sukses dan lebih mantap lagi kedepan. Karena kami telah melihat pertolongan Tuhan kepada GBI selama ini,” pungkas Japarlin.

Sementara Ketua Panitia, Pdt Paul R Widjaya, berharap seluruh peserta Sinode GBI kelak mencapai 2900 orang.

“Calon peserta Sinode GBI per tanggal 20 Maret 2019 sudah mencapai 2700 orang. Sudah mencapai kuorum dalam persidangan Sinode GBI,” kata Paul R Widjaja yang juga Sekum BPH GBI ini.



Sedangkan Ketua Majelis Pertimbangan Sinode GBI, Pdt Dr Soehandoko Wirhaspati menambahkan Sinode GBI tahun ini bukan hanya untuk tingkat nasional, namun juga internasional. Karena diikuti oleh Gereja GBI yang berada di 26 negara.

“Kita berharap GBI kedepan bisa berkembang lebih hebat lagi. Dimana gereja tidak berbicara untuk diri sendiri, namun juga untuk lingkungan sekitar,” tandasnya.

(OK)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.