Breaking News

Momen Sidang Raya Gereja-Gereja Injili Sedunia, PGLII akan Perkenalkan Pancasila sebagai Modal Kerukunan Beragama di Indonesia

“Salah satu sarana yang Tuhan pakai guna mewujudkan Kerajaan Allah di Indonesia adalah melalui Pancasila sebagai modal dasar kerukunan umat beragama,”

Jumpa Pers dalam rangka General Assembly World Evangelical Alliance (GA WEA) 2019 yang digelar di Wisma 76 Slipi, Jakarta, 31 Oktober 2019.

OnlineKristen.Com – Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) akan memperkenalkan Pancasila sebagai kebanggaan bangsa kepada para peserta dari segala bangsa dalam acara Sidang Raya Pertemuan Gereja-Gereja dan Lembaga Injili Sedunia atau General Assembly World Evangelical Alliance (GA WEA) 2019 yang berlangsung 7-13 November 2019, di Sentul City International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

“Salah satu sarana yang Tuhan pakai guna mewujudkan Kerajaan Allah di Indonesia adalah melalui Pancasila sebagai modal dasar kerukunan umat beragama,” kata Wakil Ketua Panitia GA WEA 2019 Bidang Dalam Negeri, Deddy A Madong, SH, dalam jumpa pers di Wisma 76 Slipi, Jakarta, 31 Oktober 2019.




Hadir juga dalam jumpa pers tersebut yaitu, Sekretaris Umum PGLII, Pdt Tommy Lengkong, MTh dan Wakil Ketua Bidang Luar Negeri, Pdt Jacob Octavianus.

“Hal ini tidak terlepas dari keyakinan kaum Injili Indonesia yang melihat bahwa Pancasila merupakan ekspresi nilai-nilai Kerajaan Allah yang wajib dirawat, dibela, dan diwujudkan setiap saat,” tambah dia.

BERITA TERKAITPresiden Jokowi Direncanakan Buka Sidang Raya Pertemuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Sedunia

Menurut Deddy Madong, adalah merupakan keyakinan Gereja-gereja Injili Indonesia bahwa teologi Injili sinkron dengan Pancasila.




“Olehnya mempertahankan ideologi negara sama nilainya mempertahankan teologi Kristen. Disinilah muncul kesejajaran Deus et patria, Allah dan negara,” tegas dia.

Denny menjelaskan adapun agenda GA WEA akan membahas tiga materi utama yang menjadi kepada gereja saat ini, yaitu globalisasi, gender, dan generasi.

BERITA TERKAITHUT PGLII Ke-48, Pdt Dr Ronny Mandang: “Berdiri Teguh di dalam Kuasa Injil”

“Dari beragam topik Sidang Raya yang akan digelar, diharapkan tiap pembicara maupun peserta dapat mempelajari dan terinspirasi oleh Pancasila sebagai sesuatu kekuatan yang menghimpun perbedaan dan menghadirkan harmoni,” kata dia.




Dihadiri 131 negara

Kegiatan GA WEA 2019 akan dihadiri 131 negara anggota WEA, dengan jumlah peserta mencapai kurang lebih seribu orang. Para pimpinan nasional dan internasional gereja-gereja Injili di dunia dan para tokoh-tokoh para tokoh agama Kristen turut hadir.

Termasuk hadir pula Secretary General atau CEO dari WEA, Bishop Efraim Tandero. WEA membawahi kurang lebih 650-700 juta umat Gereja-gereja dan Lembaga Injili dunia.

BERITA TERKAIT : 

Selain itu, PGLII juga mengundang tokoh Islam nasional untuk berbicara mengenai Pancasila dan kerukunan agama di Indonesia yaitu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Rencananya acara GA WEA akan dibuka Presiden RI Joko Widodo.




Adapun Ketua Host Committee GA WEA 2019 adalah Pdt. Anton Tarigan, yang juga menjabat sebagai Pimpinan Komisi Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat PGLII.

(VICTOR)

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
UA-102499644-1
%d blogger menyukai ini: